Artikel
Asah Kreativitas, Mahasiswa KKN UNAIR Ajak Siswa SD AL-ISLAM Buat Taplak Meja dengan Teknik Tie Dye
Pada hari Jumat, 19 Juli 2024, mahasiswa KKN dari Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan program kerja bertajuk "Membuat Taplak Meja dengan Teknik Tie Dye" di Desa Morowudi. Acara ini bertujuan untuk melatih keterampilan seni anak-anak serta mengasah kemampuan kerjasama mereka agar bisa melakukan pekerjaan secara berkelompok.
Bertempat di SD Al-Islam, Dusun Moro, Desa Morowudi, kegiatan ini melibatkan siswa-siswi kelas 5A dan 5B SD Al-Islam. Para murid sangat antusias mengikuti kegiatan tie dye ini, yang menjadi pengalaman baru dan menarik bagi mereka.
Pada pelaksanaan Kegiatan, mahasiswa KKN UNAIR memberikan instruksi dan bimbingan secara rinci mengenai teknik tie dye pada kain taplak meja. Kegiatan dimulai dengan penjelasan singkat mengenai konsep dasar tie dye, serta alat dan bahan yang diperlukan. Mahasiswa kemudian menunjukkan langkah-langkah dalam teknik tie dye, mulai dari melipat kain, mengikat dengan karet gelang, hingga proses pewarnaan dan pengeringan.
Langkah-langkah teknik Tie Dye yang dapat dilakukan secara mandiri dirumah adalah sebagai berikut:
- Persiapan Kain: dapat memilih jenis kain sesuai selera, namun warna sangat disarankan untuk menggunakan kain berwarna putih
- Melipat dan Mengikat: Kain dilipat dan diikat dengan karet gelang sesuai dengan pola yang diinginkan dapat pula menggunakan kelereng sebagai variasi bentuk
- Pewarnaan: Pewarna diterapkan pada kain yang sudah diikat, dengan warna-warna yang bervariasi sesuai kreativitas.
- Pengeringan: Setelah diwarnai, kain dibungkus menggunakan plastik selama 12 jam, lalu dibuka ikatannya, setelah itu kain dapat di bilas terlebih dahulu kemudian dijemur.
Para siswa sangat antusias dan Partisipasif dalam mengikuti setiap tahap kegiatan. Mereka bekerja dalam kelompok, berbagi ide dan saling membantu dalam melipat dan mengikat kain. Wali kelas dan kepala sekolah juga turut serta dalam mengawasi dan mendukung para siswa, menciptakan suasana yang menyenangkan dan kolaboratif.
Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan seni anak-anak tetapi juga meningkatkan kemampuan kerjasama mereka. Dengan bekerja dalam kelompok, anak-anak belajar tentang pentingnya komunikasi, kerjasama, dan pembagian tugas. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka dan merasakan kepuasan dari hasil karya yang mereka buat sendiri.
Mahasiswa KKN UNAIR berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan keterampilan dan kreativitas anak-anak di Desa Morowudi. Mereka juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung pendidikan seni dan kerjasama di kalangan siswa sekolah dasar.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak Desa Morowudi, khususnya siswa-siswi SD Al-Islam, dapat terus mengembangkan kreativitas dan keterampilan mereka, serta belajar untuk bekerja sama dengan baik dalam kelompok. Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana pendidikan seni dapat diintegrasikan dengan pembelajaran keterampilan sosial, menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berharga bagi anak-anak

Memahami arti Desil Dasar dari Pemberian Bansos
PEMAPARAN PROGRAM KERJA KKN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK TAHUN 2026
ASESMEN PENDAMPINGAN ORANGTUA PADA PROGRAM SEKOLAH RAKYAT
PENYAMBUTAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS MUHMMADIYAH GRESIK TAHUN 2026
POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) DESA MOROWUDI TAHUN 2026
SEKOLAH LANSIA TANGGUH "SEHAT MANDIRI" DESA MOROWUDI TAHUN 2025
Pakai Sistem Digital, Warga di Gresik Kini Urus Administrasi Tinggal Tempel KTP Langsung Jadi
Jalan Raya Morowudi di Gresik Kebanjiran, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Dilanda Banjir, Dua Perangkat Desa Moruwudi Cerme Resmi DiLantik
The Day of FITOSH: Sosialisasi Mitigasi Bencana Banjir Menjadi Sorotan Utama di Desa Morowudi
REBOSH : Upaya Preventif Cegah Bencana Banjir di Desa Morowudi
Mahasiswa KKN BBK-4 UNAIR melakukan sosialisasi Napza Kepada Remas Dusun Moro

