Artikel
ASESMEN PENDAMPINGAN ORANGTUA PADA PROGRAM SEKOLAH RAKYAT
Sabtu, 31 Januari 2026 Kepala Desa Morowudi hadir bersama pendamping sosial PKH, Pendamping Sosial Rehsos dan BPPPKS MARGO LARAS melakukan kegiatan Asesmen Pendampingan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Agar lebih berdaya yang diadakan oleh Kementrian Sosial.
Asesmen pendampingan orangtua pada program Sekolah Rakyat merupakan bagian krusial dari pendekatan komprehensif Kementerian Sosial untuk memastikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem (Desil 1 dan 2) mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan. Asesmen ini bertujuan memahami kondisi riil, potensi, serta hambatan yang dihadapi keluarga agar pendampingan yang diberikan tepat sasaran.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai asesmen pendampingan orangtua di Sekolah Rakyat:
1. Tujuan Asesmen Pendampingan
Memetakan Kondisi Sosial-Ekonomi: Mengetahui latar belakang keluarga, tingkat pendapatan, dan pekerjaan orang tua/wali untuk menentukan intervensi pemberdayaan yang tepat.
Identifikasi Potensi Pemberdayaan: Mencari potensi dan peluang ekonomi yang bisa dikembangkan orang tua agar mandiri dan mampu menciptakan lingkungan rumah yang mendukung pendidikan anak.
Dasar Intervensi Sosial: Menjadi dasar bagi pendamping (seperti dari Sentra Kemensos atau PKH) untuk menyusun strategi kolaborasi dalam pemutusan rantai kemiskinan.
Meringankan Beban Orang Tua: Memastikan bantuan Sekolah Rakyat benar-benar tepat sasaran dan membantu meringankan biaya pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.
2. Komponen dan Fokus Asesmen
Kondisi Ekonomi: Data pendapatan, sumber mata pencaharian, dan status kepemilikan rumah.
Komitmen dan Peran Orang Tua: Tingkat partisipasi orang tua dalam mendampingi belajar, memberikan motivasi, serta menyediakan sarana belajar di rumah.
Kondisi Lingkungan Rumah: Kondisi lingkungan tempat tinggal yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.
3. Metode Pelaksanaan Asesmen
Kunjungan Rumah (Home Visit): Tim Sentra (Phalamartha/Lainnya) bersama pendamping PKH melakukan kunjungan langsung ke rumah calon peserta didik.
Wawancara Terstruktur: Menggali informasi mengenai kesiapan orang tua dan kebutuhan keluarga.
Studi Data Terpadu: Menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai data dasar sebelum turun ke lapangan.
4. Hasil yang Diharapkan
Orang tua siswa Sekolah Rakyat tidak hanya mendapatkan bantuan pendidikan untuk anak, tetapi juga pemberdayaan ekonomi agar menjadi mandiri dan lebih mampu mendukung proses pendidikan anak secara jangka panjang.
Asesmen ini dilakukan secara rutin untuk menjaga adaptasi siswa dan kesinambungan dukungan terhadap keluarga.
Memahami arti Desil Dasar dari Pemberian Bansos
PEMAPARAN PROGRAM KERJA KKN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK TAHUN 2026
PENYAMBUTAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS MUHMMADIYAH GRESIK TAHUN 2026
POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) DESA MOROWUDI TAHUN 2026
SEKOLAH LANSIA TANGGUH "SEHAT MANDIRI" DESA MOROWUDI TAHUN 2025
Asah Kreativitas, Mahasiswa KKN UNAIR Ajak Siswa SD AL-ISLAM Buat Taplak Meja dengan Teknik Tie Dye
Pakai Sistem Digital, Warga di Gresik Kini Urus Administrasi Tinggal Tempel KTP Langsung Jadi
Jalan Raya Morowudi di Gresik Kebanjiran, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Dilanda Banjir, Dua Perangkat Desa Moruwudi Cerme Resmi DiLantik
The Day of FITOSH: Sosialisasi Mitigasi Bencana Banjir Menjadi Sorotan Utama di Desa Morowudi
Mahasiswa KKN BBK-4 UNAIR melakukan sosialisasi Napza Kepada Remas Dusun Moro
Wujudkan Desa Tanggap Bencana Banjir,Tim P2MD K3 UNAIR Galakkan Sosialisasi KEBATAR di Desa Morowudi
REBOSH : Upaya Preventif Cegah Bencana Banjir di Desa Morowudi

